Israel Tembaki Nelayan Palestina di Gaza
-
9:43 AM
Edit this post
Kapal-kapal nelayan Palestina di Jalur Gaza kembali ditembaki pasukan Israel, Sabtu (5/1) pagi waktu setempat. Tak ada korban luka atau tewas akibat kejadian tersebut.
Dilaporkan laman the Times of Israel, penembakan terhadap nelayan-nelayan Palestina diduga terjadi karena mereka melewati zona pencarian ikan yang telah ditetapkan Israel. Hal itu memang selalu menjadi alasan pasukan keamanan Israel untuk melepaskan tembakan ke arah kapal-kapal nelayan Palestina.
Israel memang sangat ketat memblokade wilayah perairan Gaza. Para nelayan hanya diizinkan mencari ikan dalam radius tiga mil dari bibir pantai. Ketetapan itu sangat menghambat para nelayan Palestina.
Tak sedikit dari mereka yang bertaruh nyawa dengan menerabas zona tersebut guna memperoleh ikan yang lebih banyak. Mereka mengambil konsekuensi ditembaki pasukan keamanan Israel.
Pada September tahun lalu, Bank Dunia telah menerbitkan laporan terbaru tentang kondisi perekonomian di Jalur Gaza. Bank Dunia menyebut, setelah diblokade selama lebih dari satu dekade, perekonomian di Gaza telah ambruk.
Menurut Bank Dunia, Gaza mengalami minus enam persen dalam pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2018. Sejak saat itu, terdapat indikasi tentang akan terjadinya kemerosotan lebih lanjut.
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut, salah satunya keputusan Otoritas Palestina memangkas dana sebesar 30 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk Gaza setiap bulannya. Kondisi kian diperburuk oleh pemotongan dana bantuan dari Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). UNRWA diketahui tengah mengalami krisis pendanaan setelah AS memutuskan menangguhkan dan akhirnya menghentikan pendanaannya untuk lembaga itu.
Menurut Bank Dunia, kemerosotan ekonomi di Gaza tak dapat lagi ditopang dengan aliran dana bantuan asing yang berangsur menurun. Sektor swasta pun tak bisa memberikan kontribusi karena adanya pembatasan gerak terhadap akses pasar dan bahan-bahan utama.
Laporan Bank Dunia menekan perlunya pendekatan seimbang terhadap situasi di Gaza. Dibutuhkan kombinasi tanggapan krisis segera, dengan langkah-langkah langsung guna menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Menteri Inggris Desak Israel Batalkan Pembangunan Permukiman
Qatar Usulkan Pembangunan Bandara di Gaza
Militer Israel Luncurkan Kamera Pengantai ke arah Lebanon
Adapun respons langsung tersebut antara lain memastikan kelanjutan dari layanan utama, seperti energi, air, pendidikan, dan kesehatan. Kebutuhan mendesak lainnya adalah meningkatkan daya beli masyarakat guna memulihkan kegiatan perekonomian. Hal itu dapat dilakukan memperluas zona penangkapan ikan di luar batas tiga mil yang sangat ketat menuju 20 mil yang disepakati 1990-an.
Sumber : republika.co.id
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Urang Mudo - 5:27 PMDai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini,...
-
Urang Mudo - 9:58 PMWalikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak...
-
Urang Mudo - 10:37 PMDalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampan...
-
Urang Mudo - 2:58 PMPasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut...
-
penapen - 7:15 PMPasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau qui...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik
No comments
Post a Comment