BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Showing posts with label Dharmasraya. Show all posts
Showing posts with label Dharmasraya. Show all posts

Hermanto kembali bantu Petani Dharmasraya

Dharmasraya (8/11), Anggota DPR RI Dapil 1 Sumbar, Hermanto, kembali membantu Petani di Dharmasraya. Rabu siang (7/11) lewat Dana Aspirasinya, Hermanto memberikan peralatan dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman, mengaku senang dengan perhatian Hermanto kepada masyarakat petani di wilayahnya. Darisman juga menyebutkan, bukan hanya kali ini Hermanto membantu petani di Kabupaten Dharmasraya, beberapa kali Hermanto membantu mesin dan peralatan pertanian. Selain itu, Darisman menyebutkan Hermanto juga sudah banyak membawa aspirasi petani dharmasraya ke tingkat pusat, dari mulai anggaran sampai pembukaan lahan tidur di dharmasraya untuk area persawahan.

"Kita berterimakasih kepada Pak Hermanto, karena perhatian seperti ini lah yang diinginkan masyarakat dari Wakilnya di Dewan. Saya juga berpesan kepada Kelompok yang mendapatkan bantuan agar memanfaatkan dan merawat peralatan ini dengan baik," tutup Darisman.

Staf Hermanto untuk wilayah Kabupaten Dharmasraya, Suparto, menyampaikan dalam kunjungan ke Dharmasraya kali ini membawa beberapa alat dan mesin. Bantuan yang diserahkan berupa 8 unit TR 4, Mesin Tanam, Hand Traktor, Pompa Air, dan Hand Sprayer.

Hermanto sendiri menyebutkan, Dharmasraya ini memiliki potensi pertanian yang besar, wilayah yang luas, dan masih memiliki lahan tidur yang bisa digarap. Dari awal menjadi Anggota DPR RI, Hermanto memang fokus memperjuangkan nasib para petani sumatera barat, tercatat banyak bantuan yang diberikan Hermanto di beberapa Kabupaten Kota yang memiliki wilayah pertanian.

"Kalau kita ingin Swasembada Beras, yang perhatikan petani kita. Kalau petani diperhatikan, diberi bantuan yang tepat, insyaAllah produktivitas mereka meningkat, dan bisa memenuhi kebutuhan Beras bagi masyarakat," tutup Aleg yang akan kembali bertarung di Pileg 2019 ini.

(apuk)

Muslim Yatim semangati Atlet Gulat Dharmasraya

Dharmasraya (8/11), Anggota DPRD Sumbar, Muslim M Yatim, melanjutkan kunjungan ke daerah dalam masa resesnya. Rabu (7/11) pagi, Muslim mengunjungi Dharmasraya dengan serangkaian kegiatan. Diawali silaturahmi dengan Kepala SMA se-Dharmasraya, muslim mendengarkan masukan-masukan untuk perkembangan Dunia pendidikan di Dharmasraya.

"Kita dengan aspirasi dari Kepala Sekolah. Sekarang kan mitra eksekutif kita yang ada di dewan salah satunya Dinas Pendidikan Provinsi, Bapak dan Ibu ini di bawah koordinasi Dinas. Masukan mereka akan menjadi bahan unutk kita membuat kebijakan dan anggaran yang tepat," ujar Muslim yang sudah aktif di dunia pendidikan sejak tahun 80-an ini.

Selepas mendengarkan aspirasi dari Kepala SMA se-Dharmasraya, Muslim pun berkunjung ke Pusat Latihan Atlet Gulat di SMAN 1 Koto Baru Dharmasraya. Di sana dia bertemu Widiatmo, rekan Muslim di DPRD Provinsi Sumbar. Muslim pun mendengarkan paparan prestasi yang baru diraih Atlet Gulat Dharmasraya di Pekan Olah Raga Provinsi Sumatera Barat.

"Kita bangga dengan prestasi anak muda Dharmasraya, meski di daerah, fasilitas memang bukan yang terbaik, tapi mereka bisa memberikan prestasi terbaik. Kita akan mendorong juga perhatian pemprov untuk hal ini," ujar Muslim ketika dikonfirmasi Tim Babarito.

Muslim juga menyempatkan diri memberikan motivasi kepada Atlet yang hadir. Muslim yang menjelaskan, meskipun dia tidak lahir dan besar di Kota, fasilitas serba kurang, kegigihan dan cita-cita yang diinginkannya. Dia berharap semangat yang sama juga dimiliki oleh Atlet Gulat di sana.

"Prestasi tidak selalu berbanding lurus dengan fasilitas yang kita punya. Tapi prestasi pasti akan berbanding lurus dengan usaha, kerja keras, cita-cita, dan tujuan kita dalam menggapainya," tutup calon Anggota DPD RI nomor urut 37 dapil Sumbar ini.

(apuk)

Memoar Alm. M. Taridi : Hermanto , Wakil Rakyat yang tunai dalam Janji

Oleh : Riko Onki Putra

Dharmasraya (6/11), Kabar hangat dari Bumi Koto Besar, Dharmasraya beberapa waktu lalu membawa penulis kepada kenangan beberapa tahun silam. Penulis mendapati seorang Wali Nagari yang mengadonahi puluhan ribu warga. Ya, puluhan ribu, Nagari itu besar sekali, sehingga kepemimpinannya sangat berpengaruh untuk level kabupaten Dharmasraya.

M. Taridi namanya, mantan Anggota Dewan yang ketika itu menjadi Wali Nagari Dharmasraya. Orangnya sangat open, berfikir untuk pengembangan nagarinya. Maka wajar, dalam salah satu item penilaian kelayakan Program, Nagari Koto Baru unggul dibanding kandidat daerah lain dalam hal dukungan Stakeholder daerah. Maka berdirilah Program Kampoeng Ternak di sana, pertama di Sumatera Barat, dengan melibatkan 100% warga asli Koto Baru.

Almarhum memang telah berpulang, sakit yang membuatnya cukup lama menyerahkan pekerjaan Wali Nagari kepada wakil itu mengantarkan ia berpulang ke pangkuan Rabb-nya. Namun semangat yang ditanamnya, mempercayaan pengelolaan program-program nagari kepada anak-anak muda berbekas sampai sekarang.

Pernah suatu ketika, beliau ajak diskusi khusus, pas sebelum pemilihan Gubernur Sumbar periode 2015-2020. Kala itu dia bercerita tentang betapa gigihnya masyarakat untuk perjuangkan peluang menghidupkan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

"Dulu, saya berkeinginan mengajak masyarakat untuk menghidupkan lahan tidur, di tempat kita banyak sekali. Masyarakat asli, tidak biasa bersawah, tapi dengan kebersamaan, peluang itu nampak. Namun ada pertanyaan selanjutnya, dari mana datangnya dana?", ujar M. Taridi kala itu.

Dia melanjutkan, setelah itu dia bertemu dengan Hermanto, Anggota DPR RI Fraksi PKS.  Hermanto pun menjanjikan akan membawa ini ke dewan, dan menyampaikan pula kepada Gubernur Irwan Prayitno (IP) serta Menteri Pertanian kala itu, Suswono.

Tak berapa lama, M. Taridi diminta Hermanto untuk menyusul ke Jakarta, diminta menyiapkan proposal dan kelengkapan data lahan yang akan diprodukstifkan. Taridi senang bukan kepalang, disiapkanlah proposal bersama masyarakat. Semangat menjulang membuatnya memutuskan untuk mengajak serta perwakilan warga yang akan menggarap lahan ke Jakarta, menggunakan mobil pribadi Taridi, merekapun berangkat ke Jakarta.

Menemui Hermanto di senayan, mereka awalnya ragu apakah akan disambut baik di Gedung Rakyat itu, berhubung mereka hanya lewat protokoler sederhana saja, tidak lewat surat resmi. Memang berbekal surat rekomendasi IP, Gubernur Sumbar, tapi tetap saja ragu, yang berpengalaman masuk gedung itu baru Taridi.

Ternyata anggapan rombongan mentah, Hermanto sudah bersiap menyambut rombongan. Semangat Taridi dan masyarakat menular ke Hermanto yang memang banyak memperjuangkan nasib masyarakat petani di Sumatera Barat, terutama dapilnya, Dapil 1 Sumbar. Selepas berbincang di Senayan, Rombongan bersama Hermanto berangkat menuju Kementerian Pertanian, bertemu Suswono, mentan kala itu.

Singkat cerita, programpun diterima, bantuan pun turun untuk menghidupkan lahan tidur sebagai lahan persawahan. Setahun setelah memulai program, di 2014, panen raya pun siap dilakukan. Taridi kembali menyiapkan undangan dan acara besar untuk Nagarinya. Tak tanggung-tanggung, ia bertekad hadirkan pejabat tingkat daerah sampai pusat.

"Waktu yang cukup singkat membuat panitia awalnya ragu, tapi saya ingat, punya kontak langsung ke Hermanto, wakil kita di dewan, barangkali bisa datangkan Menteri," kenang Taridi.

Dan benar adanya, lewat telepon, Hermanto berjanji akan membawa serta Menteri Pertanian dalam acara Panen Raya pertama di Lahan Baru tersebut. Sampai tiba hari panan, Masyarakat pun dibuat kaget, keinginan Taridi dan Panitia tercapai. Media dari lokal sampai Nasional hadir di Koto Baru, untuk melihat dan mewartakan Panen Raya lahan baru di Koto Baru, dan itu, dikelola oleh masyarakat asli Koto Baru.

"Momen itu tidak akan pernah saya dan masyarakat lupakan, itu momen kerja keras terbayarkan lunas, bukan sekedar menghadirkan Pejabat Pusat di Koto Baru, tapi juga mengubah pandangan umum, di mana masyarakat pribumi sulit bersawah, bisanya berladang atau berkebun karet dan sawit saja. Kita bisa, masyarakat Koto Baru bisa, asal dengan kemauan penuh," ujarnya, terlihat matanya berkaca mengenang peristiwa itu. Dia pun semakin akrab dengan Hermanto, Wakil Rakyat yang ia kenal amanah, tunai dalam berjanji.