
Dengan dorongan orang-orang di sekitar, ditambah lagi jamaah pengajiannya, di tahun 2004 dia mencoba peruntungan di dunia Politik. Baginya, masuk ke politik agar keberpihakan ranah kebijakan dan anggaran betul-betul terarah kepada rakyat.
"Mencaleg di tahun 2004 menjadi awal saya berkarir di dunia legislatif Sumbar dan Alhamdulillah hingga sekarang saya masih dipercaya. Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanah sebagai wakil rakyat ini," kata Muslim.
Bagi Muslim, keberhasilannya di dunia legislatif Sumbar tidak terlepas dari rakyat yang mempercayainya. Tanpa ada kepercayaan tersebut, Muslim tidak akan mungkin bisa menjadi wakil rakyat bisa tiga kali berturut-turut di DPRD Sumbar.
"Sebagai wakil rakyat, tugas kita adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat. Saya sangat paham akan hal itu sehingga dalam setiap kesempatan saya akan terus memperjuangkannya. Tanpa masyarakat yang memilih, tentu saya tidak akan bisa duduk," tegasnya.
Di Pileg 2019 mendatang, Muslim mencoba berbuat lebih untuk Sumbar dengan maju ke tingkat nasional, sebagai calon anggota DPD RI. Ketika dikonfirmasi keyakinannya melenggang ke senayan, Pria ramah dan rendah hati ini menyebutkan semuanya berpulang kepada rakyat yang memilih.
"Dalam dunia politik, rakyat adalah segala-galanya. Mereka yang memilih kita. Kalau diberi amanah, saya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat. Saya mohon doa restunya," tutup Calon DPD RI nomor urut 37 ini.
(apuk)
No comments
Post a Comment