Home
PADANG RANCAK
BMKG Himbau Masyarakat Waspadai Hujan Saat "Balimau" di Sungai
BMKG Himbau Masyarakat Waspadai Hujan Saat "Balimau" di Sungai
-
3:29 PM
Edit this post
Masyarakat di beberapa wilayah Sumatera Barat yang melakukan "balimau" atau tradisi mandi menyucikan diri menyambut Ramadhan diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
"Masyarakat harus berhati-hati ketika berada di sungai karena ada potensi hujan di beberapa daerah," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman, Budi Samiadji dihubungi dari Padang, Selasa.
Ia menyebutkan beberapa daerah yang berpotensi hujan sekitar 15-16 Mei 2018, yakni Kota Bukittinggi, Kabupaten Solok Selatan, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kabupaten Solok.
Menurutnya potensi hujan sedang hingga lebat tersebut dapat disertai petir dan kilat pada siang sampai sore hari, dan kondisi cuaca pada pagi hingga siang diperkirakan berawan.
"Untuk itu kami mengingatkan masyarakat yang mandi-mandi di sungai agar mewaspadai hal tersebut dan segera keluar dari sungai jika hujan turun," katanya.
Kemudian untuk suhu udara saat tradisi "balimau" tersebut yakni 18-31 derajat celsius, kelembaban udara 75 hingga 95 persen dan angin berembus dari tenggara ke timur laut dengan kecepatan rata-rata 10 kilometer per jam.
Selain itu, ia menyebutkan kondisi cuaca hampir di seluruh wilayah Sumatera Barat pada awal bulan Ramadhan hingga akhir Mei 2018 didominasi hujan yang dapat disertai petir dan kilat.
Ia menjelaskan selain hujan, potensi fenomena cuaca khusus seperti hujan es dan puting beliung dapat terjadi di Agam di sekitar Maninjau, Jalan Raya Padang Luar, Kota Sawahlunto, Sijunjung, Kabupaten Solok di Danau Kembar, Tanah Datar dan Mentawai.
"Fenomena khusus ini terjadi dalam area yang kecil, bersifat lokal dan tidak merusak dalam skala luas serta hanya terjadi dalam skala radius dua hingga tiga kilometer saja," ujar dia.
Sementara untuk cuaca di perairan, gelombang laut dengan ketinggian dua hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah Samudra Hindia Barat Perairan Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano-Bengkulu dan Samudra Hindia Barat Bengkulu.
"Nelayan dan jasa transportasi laut diimbau agar mewaspadai hal itu," kata Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Yosyea Oktaviandra.
Pihaknya akan memperbaharui informasi jika terjadi perubahan cuaca di darat maupun wilayah perairan.
(Sumbar: Antara Sumbar)
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Dai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini, Minggu (22/10/2017) memberikan ceramah kepada masyarakat kota Padan...
-
Walikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Ahad (21/1/2018). Rencananya, peletaka...
-
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampanye Gerakan Stop Bullying, penyanyi Muslim asal Inggris Harris J meny...
-
Pasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut dua Mahyeldi-Hendri. Seperti informasi yang dilaporkan sebelumnya...
-
Pasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Padang Dalam pidato ke...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik

No comments
Post a Comment