Mahasiswa Sumbar Deklarasikan Gema Tani Untuk Petani
A.K
-
10:42 AM
Edit this post
Banyak pelajar dan mahasiswa yang ikut dalam aksi bebaskan Baitul Maqdis. Akan tetapi lain hal ada 200 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat bergabung dan mendeklarasikan diri membentuk gerakan mahasiswa Petani Indonesia (Gema Tani) untuk wilayah Sumbar. Gerakan ini bentuk keprihatinan terhadap nasib petani saat ini.
Deklarasi itu digelar di sekretariat Serikat Petani Indonesia (SPI) Wilayah Sumbar di Kota Padang, Minggu (13/5). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah SPI Sumbar Rustam Efendi kepada Haluan mengungkapkan, pembentukan Gema Tani ini beranjak dari keprihatinan terhadap nasib petani yang kian termarginalkan saat ini.
Namun Antusias mahasiswa di berbagai wilayah maupun pusat untuk terlibat dalam perjuangan petani belum terlembagakan dalam satu organisasi mahasiswa berbasis perjuangan petani.
Setelah melakukan berbagai diskusi di kampus-kampus yang berada di Padang yakni, Universitas Andalas, Universitas Putra Indonesia YPTK, Universitas Negeri Padang, Universitas Nahdatul Ulama. Membentuk pemahaman yang sama bahwa mahasiswa harus mulai menatap masalah pokok, menegaskan posisi keberpihakan, serta aktif berjuang bersama rakyat khususnya petani.
Tekad itu kemudian dibulatkan setelah melakukan pendidikan dan diskursus bersama aktivis petani serta akademisi peduli petani, yakni Rustam Efendi (Ketua Dewan Pengurus Wilayah SPI Sumbar) Virtuous Setyaka (Dosen Hubungan Internasional Fisip Universitas Andalas), Didi Rahmadi (Dosen Ilmu Politik Fisip Universitas Andalas), dengan materi : Sejarah Gerakan Mahasiswa dan Kaum Tani, Organisasi, keorganisasian dan pengorganisasian, dan Ekonomi Kerakyatan.
Hal itu kemudian ditindaklanjuti dengan pendeklarasian diri sebagai Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia Wilayah Sumatera Barat (GEMA PETANI Wilayah Sumatera Barat) dan bergerak bersama rakyat kaum tani, bersiap melawan free trade serta bertujuan agar keluarga tani mandiri secara ekonomi dan berwatak sebagai rakyat yang merdeka serta berdaulat di negara sendiri.
"Deklarasi ini merupakan deklarasi propinsi pertama dan pasti akan diikuti oleh 28 propinsi lain di Indonesia, di bawah payung perjungan Serikat Petani Indonesia (SPI)," ujarnya. (A.K)
Sumber: Harian Haluan.com
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Dai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini, Minggu (22/10/2017) memberikan ceramah kepada masyarakat kota Padan...
-
Walikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Ahad (21/1/2018). Rencananya, peletaka...
-
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampanye Gerakan Stop Bullying, penyanyi Muslim asal Inggris Harris J meny...
-
Pasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut dua Mahyeldi-Hendri. Seperti informasi yang dilaporkan sebelumnya...
-
Pasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Padang Dalam pidato ke...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik

No comments
Post a Comment