Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) tegaskan, tidak mendukung ataupun mengusung salah satu pasangan calon (paslon) Wali Kota dan wakil Wali Kota 2018 pada Pilkada 2018. Melainkan PBB akan bersikap netral tanpa memihak kepada salah satu paslon.
”Sesuai keputusan DPC PBB Kota Padang, dalam rangka menghadapi pilkada 2018, kepada segenap kader PBB agar menggunakan hak konstitusinya pada hari pemilihan/pencoblosan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimana kader PBB itu berdomisili,” ujar Ketua DPC PBB, Zulkifli Aziz, Rabu (16/5).
Zulkifli yang didampingi perangkat dan para kader PBB DPC PBB juga mengklarifikasi terkait pemberitaan yang menyatakan bahwa PBB mendukung penuh paslon Emzalmi-Desri untuk maju pada pemilu 2018. Padahal PBB sendiri tidak pernah menyatakan hal tersebut.
”Pada Minggu (13/5) kemarin, PBB benar telah mengundang Emzalmi ke Kantor DPC dalam rangka silaturrahmi, bukan dalam bentuk kampanye ataupun memberi dukungan terhadap calon itu,” kata Zulkifli lagi di kantor DPC PBB yang beralamat di Jalan Khatib Sulaiman itu.
Tegasnya, kegiatan adalah rutinitas PBB dilaksanakan 1 kali dalam 15 hari. Pihaknya mengundang Emzalmi bukan dalam kapasitas sebagai calon Walikota, melainkan sebagai tokoh masyarakat Kota Padang Padang. Pihaknya juga mengundang Mahyeldi dalam kapasitas yang sama yakni sebagai tokoh masyarakat.
”Pada kegiatan silaturrahmi itu kami beri peran partai politik dalam pembangunan di Kota Padang. Kemudian kami pun mengundang tokoh masyarakat lainnya sepeti Dr Jasrial, Dr Masnadi, Ir Eriyon Agust (Sekjen SA ITB) dan lainnya dalam waktu yang berbeda,” sebutnya lagi.
Sambungnya, sebelum ataupun sudah kegiatan silaturrahmi itu dilaksanakan, kepada narasumber yang diundang, bahwasanya PBB tidak dalam rangka pengusung atau mendukung salah satu dari paslon, karena PBB tidak ingin gaduh dan memilih untuk aman.
Pada tempat yang sama, Kuasa Hukum DPC PBB, Jefrinaldi menambahkan, pemberitaan yang menyatakan bahwa PBB mendukung penuh calon Wali Kota Emzalmi itu adalah tidak benar. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada media yang telah menerbitkan pemberitaan itu agar dapat mengklarifikasinya.
”Kemudian bagi pembuat berita supaya bisa mengklarifikasi terkait pemberitaan itu dan mendatangi DPC PBB Kota Padang. Jika tidak, kami akan menempuh jalur hukum sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlalu,” sebutnya. (*)
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Dai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini, Minggu (22/10/2017) memberikan ceramah kepada masyarakat kota Padan...
-
Walikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Ahad (21/1/2018). Rencananya, peletaka...
-
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampanye Gerakan Stop Bullying, penyanyi Muslim asal Inggris Harris J meny...
-
Pasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut dua Mahyeldi-Hendri. Seperti informasi yang dilaporkan sebelumnya...
-
Pasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Padang Dalam pidato ke...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik

No comments
Post a Comment