Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan permintaan maaf
atas dugaan perkosaan yang dilakukan salah seorang warga terhadap turis
asing berkembangsaan Denmark pada salah satu spot surfing di Kabupaten
Kepulauan Mentawai.
"Kami minta maaf kepada yang bersangkutan,
masyarakat Denmark dan juga wisatawan dunia. Ini sesuatu yang tidak kita
inginkan. Ke depan kami berupaya keras hal ini tidak terjadi lagi,"
kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian di Padang, Sabtu.
Kejadian
tersebut akan menjadi evaluasi bagi dinas pariwisata untuk memperkuat
koordinasi dengan masyarakat setempat atau pihak keamanan dalam hal
pengawasan di lokasi wisata.
Koordinasi dengan masyarakat
setempat dengan menghidupkan pengawasan berdasarkan kearifan lokal,
seperti yang dilaksanakan dan relatif sukses di Bali.
Atau kalau tidak memungkinkan, dinas pariwisata akan berkoordinasi memaksimalkan peran Satpol PP daerah atau pihak kepolisian.
"Ini untuk menjaga hal seperti ini tidak terjadi lagi," katanya.
Sementara
itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan kasus itu menjadi
preseden buruk bagi dunia pariwisata Sumbar. Apalagi, Sumbar saat ini
sedang gencar-gencarnya dalam mempromosikan pariwisata ditengah
masyarakat, baik itu domestik maupun mancanegara.
Saat ini
pariwisata Sumbar dinilai baik bagi wisatawan domestik maupun
mancanegara. Terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar,
Februari 2018 kunjungan wisatawan mancanegara mengalami peningkatan
37,37 persen dibandingkan Januari 2018.
Sehingga kejadian
memalukan tersebut bisa berpengaruh langsung pada jumlah kunjungan,
karena itu ia minta pihak terkait menyikapinya dengan serius.
Sementara
pelaku yang tidak saja telah melakukan tindakan melanggar hukum, tetapi
juga mencoreng pariwisata Sumbar, diminta agar dihukum berat.
"Kita
minta penegak hukum untuk bertindak sesuai aturan. Jika bersalah hukum
saja seberat-beratnya karena sudah mencederai pariwisata kita di Sumbar
yang telah kita bangun dan dipandang baik di mata masyarakat dan
wisatawan," katanya.
Agar kejadian tersebut tidak berulang ia
mengimbau pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat agar selalu menjaga
keamanan, keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
"Mari kita
bersama tunjukan bahwa pariwisata Sumbar itu selalu memberikan keamanan,
keselamatan dan kenyamanan kepada tamu yang datang sehingga mereka
senang ketika datang ke Sumbar," ujarnya.
Sebelumnya, seorang
turis berkewarganegaraan Denmark diduga diperkosa di semak-semak oleh
seorang pemuda di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Diketahui, bule berparas
cantik berinisial SL (24 tahun) itu di duga diperkosa saat menuju
surfcamp di Pulau Nyang-Nyang, Kecamatan Siberut Barat, usai
berselancar, Selasa (24/4) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kini pelaku
yang merupakan seorang petani kopra di Mentawai telah diamankan di
Polsek Muara Siberut untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(Sumber :Antara Sumbar))
Home
PARIWISATA
Soal Turis Asing Diperkosa, Pemprov Sumbar Resmi Minta Maaf
Soal Turis Asing Diperkosa, Pemprov Sumbar Resmi Minta Maaf
-
9:58 PM
Edit this post
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Dai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini, Minggu (22/10/2017) memberikan ceramah kepada masyarakat kota Padan...
-
Walikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Ahad (21/1/2018). Rencananya, peletaka...
-
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampanye Gerakan Stop Bullying, penyanyi Muslim asal Inggris Harris J meny...
-
Pasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut dua Mahyeldi-Hendri. Seperti informasi yang dilaporkan sebelumnya...
-
Pasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Padang Dalam pidato ke...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik

No comments
Post a Comment