Home
PARIWISATA
Padang Bangun Platform Industri Musik di Samudera Hindia
Padang Bangun Platform Industri Musik di Samudera Hindia
Urang Mudo
-
9:21 PM
Edit this post
Beragam kegiatan yang dilaksanakan di Padang dalam tiga tahun belakangan ini. Mulai dari kegiatan berskala nasional hingga internasional. Kegiatan itu pun mendapat respon dari pemerintah pusat.
Seperti event yang akan digelar 8 - 10 Desember 2017 ini. Event yang diberi nama Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2017 adalah festival musik klasik antar negara yang tergabung ke dalam Indian Ocean Rim Association (IORA).
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi event yang dilaksanakan di Padang ini. Dengan antusias, Arief Yahya menyebut bahwa event tersebut merupakan kombinasi apik antara potensi lokal dengan mancanegara.
"Ini menjadi tambahan atraksi baru di Padang, membangun platform industri musik di Samudera Hindia. Bila dikemas dengan standar global, akan menjadi daya tarik wisata global juga," kata Menpar Arief Yahya seperti dikutip dari sebuah media nasional.
Menpar melihat kegiatan ini dari dua sisi. Yakni, cultural value dan commercial value. Bahasa mudahnya, semua potensi, kegiatan, dan atraksi harus memberi dampak ekonomis yang konkret bagi masyarakat. Untuk itu, Menpar berkomitmen memberikan dukungan kepada kegiatan musik ini.
"Musisi-musisi yang tampil sangat keren dan level dunia. Sama menariknya dengan pariwisata Indonesia. Penikmat musik etnik, jangan sampai ketinggalan acara yang satu ini. Ayunkan langkah segera ke Padang," ajaknya.
Sementara itu, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo mengatakan bahwa PIOMFest 2017 merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi antar negara IORA. Menurutnya, merajut tali persahabatan tidak saja melalui perdagangan, sosial, dan sebagainya. Akan tetapi juga melalui kesenian.
"Kita juga ingin mempertegas bahwa Padang berada di pinggir Samudera Hindia dan menjadi 'gateway of IORA'," jelasnya.
Dipilihnya Jembatan Siti Nurbaya sebagai lokasi acara karena Siti Nurbaya merupakan legenda yang telah termasyhur ke mana-mana. Jembatan Siti Nurbaya juga merupakan salah satu ikon wisata di Padang.
Seperti diketahui, Jembatan Siti Nurbaya berada di atas Sungai/Muara Batang Arau. Jembatan ini juga menghubungkan kota tua dengan Taman Siti Nurbaya---tempat yang konon katanya menjadi lokasi Siti Nurbaya dimakamkan.
Mengunjungi lokasi ini memang lebih baik saat matahari terbenam. Melihat detik demi detik matahari kembali ke peraduannya akan menjadi momen yang sangat menyenangkan.
Usai matahari terbenam, para penjual makanan kuliner khas Padang akan menggoda lidah siapapun. Sate Padang, Jagung Bakar, Teh Talua, adalah deretan makanan yang siap menggoyang lidah. Jika ingin menikmati suasana sekitar jembatan juga bisa. Kita akan disuguhi deretan bangunan tua di sekitar jembatan.(Charlie)
Sumber: Humas Kota Padang
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Dai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini, Minggu (22/10/2017) memberikan ceramah kepada masyarakat kota Padan...
-
Walikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Ahad (21/1/2018). Rencananya, peletaka...
-
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampanye Gerakan Stop Bullying, penyanyi Muslim asal Inggris Harris J meny...
-
Pasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut dua Mahyeldi-Hendri. Seperti informasi yang dilaporkan sebelumnya...
-
Pasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Padang Dalam pidato ke...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik

No comments
Post a Comment