Lahan Terkendala, Pengerjaan Tol Padang-Pekanbaru Dihentikan
Urang Mudo
-
8:31 AM
Edit this post
Pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru tahap I dari Padang menuju Sicincin, Padang Pariaman, Sumatera Barat dihentikan sementara hingga data pemilik lahan diinventarisasi dan ganti kerugian dilaksanakan.
"Lahan ini sebenarnya sudah dihibahkan oleh masyarakat, tapi karena yang dibangun jalan tol yang komersial maka lahan itu harus diganti rugi. Pemiliknya sedang diinventarisasi," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Selasa (15/11/2017).
Menurutnya petugas dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar sedang mengupayakan data pemilik lahan yang telah telanjur menghibahkan tanahnya.
"Karena akan dilakukan ganti kerugian maka data pemilik dan luas tanah harus jelas agar tidak ada yang dirugikan," kata dia. Nasrul mengatakan cara tersebut paling logis untuk dilakukan karena pekerjaan tol pada trase itu sudah mulai dilaksanakan.
"Kami juga fokus untuk menempuh cara ini. Kami koordinasi dengan semua pihak. Paling lambat akhir bulan ini bisa selesai," ujar dia. Namun,jika cara itu tidak bisa dilaksanakan maka terpaksa menggunakan solusi alternatif dengan mengganti trase.
"Trasenya dialihkan pada lahan lain yang memungkinkan, tetapi ini sama saja dengan mengulang proses dari awal lagi," kata dia. Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumbar memastikan lahan masyarakat yang terkena imbas pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru akan diberikan ganti kerugian sesuai harga yang ditetapkan tim penilai.
Lahan itu termasuk milik masyarakat Padang Pariaman yang semula dihibahkan yang dihitung kembali nilainya oleh tim independen. Ganti kerugian lahan yang digunakan untuk pembangunan jalan tol memiliki payung hukum. Karena itu, masyarakat yang telanjur menyerahkan tanah dengan sistem hibah bisa kembali mendapatkan ganti kerugian atas lahannya.
"Tol ini jalan khusus yang komersial dan memiliki aturan sendiri. Masyarakat sekitar tidak bisa memanfaatkannya untuk berjualan di pinggir jalan, kecuali pada rest area yang disediakan. Karena itu, lahan yang digunakan harus mendapatkan ganti kerugian," kata dia.
Sumber: Okezone.com
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Facebook Comments APPID
Most Reading
-
Dai kondang Indonesia asal Provinsi Riau, Ustaz Abdul Somad hari ini, Minggu (22/10/2017) memberikan ceramah kepada masyarakat kota Padan...
-
Walikota Mahyeldi meninjau lokasi pembangunan terminal type A di Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Ahad (21/1/2018). Rencananya, peletaka...
-
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk kegiatan kampanye Gerakan Stop Bullying, penyanyi Muslim asal Inggris Harris J meny...
-
Pasangan nomor urut satu Emzalmi-Desri kalah telak melawan nomor urut dua Mahyeldi-Hendri. Seperti informasi yang dilaporkan sebelumnya...
-
Pasangan Mahyeldi-Hendri dipastikan menang dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Padang Dalam pidato ke...
Categories
50Kota
Anak
DPD RI
DPR RI
Dharmasraya
EKONOMI
Haji
Islam
KESEHATAN
Kabar Sumbar
Kecelakaan
Kesenian
Liga 1
NASIONAL
OLAHRAGA
PADANG RANCAK
PALESTINA
PARIWISATA
PENDIDIKAN
PadangRancak
Payakumbuh
Pertanian
Pesisir Selatan
PrabowoSandi
Ramadhan
Sepakbola
Sumbar
TEKNOLOGI
Tarung Derajat
berita
internasional
investasi
kuliner
mui
padang
pariaman
pemilu2019
pesantren
pilkada
politik

No comments
Post a Comment